Sailing Beyond Borders: Mindray Bekerja Sama dengan Mercy Ships untuk Menghadirkan Perawatan Kesehatan yang Lebih Baik di Seluruh Afrika

kv

Mindray dan Mercy Ships, kapal rumah sakit nirlaba terbesar di dunia, mengumumkan kemitraan strategis jangka panjang. Melalui kemitraan ini, Mindray memperdalam komitmennya untuk memajukan misi Mercy Ships dalam menghadirkan operasi bedah yang mengubah hidup pasien, pelatihan medis, dan kapasitas perawatan kesehatan yang berkelanjutan di seluruh Afrika.

Mengatasi Krisis Akses
Operasi Bedah di Afrika

Mercy Ships mengerahkan beberapa kapal rumah sakit untuk menghadirkan intervensi bedah gratis untuk mengatasi wilayah yang sangat luas dan infrastruktur medis yang terbatas di seluruh kawasan Afrika, sekaligus difungsikan sebagai platform pelatihan keliling. Mercy Ships beroperasi dalam siklus tahunan dan melakukan skrining pasien berskala nasional, yang lalu dilanjutkan dengan 10 bulan operasi bedah intensif di pelabuhan. Layanan ini mencakup berbagai macam spesialisasi, termasuk pengangkatan tumor, bedah rekonstruksi, ortopedi, bedah maksilofasial, oftalmologi, dan perawatan gigi.

Sekitar 170 juta orang di kawasan Afrika Sub-Sahara, yang mewakili lebih dari 95% populasi, tidak memiliki akses yang memadai ke perawatan bedah yang penting.

Kawasan ini mengalami kekurangan dokter bedah yang parah, dengan populasi dokter bedah hanya 0,2 hingga 1,0 per 100.000 orang, jauh di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia sebesar 20 per 100.000 orang[1]‎‎.

Lebih dari 15% populasi di benua ini menetap di area dengan waktu tempuh dua jam atau lebih ke dan dari rumah sakit[2]‎‎.

Teknologi & Keahlian Mindray
Mendukung Misi

Mercy Ships membutuhkan perangkat medis yang bersifat sangat portabel dan mudah digunakan selama skrining berskala nasional. Berbagai macam operasi bedah yang rumit yang dilakukan di kapal membutuhkan solusi medis yang andal dan komprehensif.

Kemitraan yang dibentuk di atas fondasi yang dibangun sejak tahun 2017 ini - ketika Mindray Amerika Utara mulai menyumbangkan perangkat monitor pasien - secara resmi diperluas pada bulan Juli 2025. Fase baru ini mencakup sumbangan perangkat ultrasonografi ke Global Mercy™ serta penyediaan dukungan teknis dan pelatihan relawan, baik secara virtual maupun secara langsung di lokasi.

Antara tahun 2018 dan 2024, anak perusahaan Mindray di Amerika Utara dan Eropa menyediakan dukungan perangkat dan teknis secara berkelanjutan. Saat ini, lebih dari 350 perangkat Mindray - termasuk monitor pasien, mesin anestesi, ultrasound, AED, EKG, dan stasiun pemantauan pusat - dioperasikan di kedua Mercy Ships, memastikan pelayanan kesehatan tersedia setiap saat.

Menyelamatkan Nyawa dan Membangun Masa Depan

Dampak yang dihadirkan Mercy Ships jauh melampaui tindakan operasi yang dilakukan. Diukur dengan metrik Tahun Hidup yang Disesuaikan dengan Disabilitas (DALY) WHO/Bank Dunia, setiap periode layanan kesehatan selama 10 bulan memulihkan 4.000-7.000 tahun hidup yang sehat bagi pasien, setara dengan tambahan satu tahun hidup sehat bagi satu kota dengan penduduk 5.000 orang.

Selain perawatan pasien secara langsung, Mercy Ships juga berupaya memperkuat sistem kesehatan setempat melalui pelatihan spesialisasi bedah, program pendidikan kesehatan preventif, dan peningkatan infrastruktur rumah sakit. Saat kapal Mercy Ships meninggalkan suatu negara, mereka tidak hanya meninggalkan pasien yang sembuh, tetapi juga tenaga perawatan kesehatan profesional yang telah terlatih dan diperlengkapi dengan pengetahuan - "tim perawatan kesehatan yang menetap di lokasi."

Sejak didirikan pada tahun 1978, Mercy Ships telah menyediakan layanan perawatan kepada lebih dari 2,89 juta orang, melakukan lebih dari 120.000 tindakan operasi bedah, dan melatih lebih dari 55.000 orang relawan. Mercy Ships kini mengoperasikan dua rumah sakit apung

Global Mercy™‎

Kapal rumah sakit sipil terbesar di dunia, yang ditetapkan sebagai "rumah sakit pelatihan." Dilengkapi dengan 6 ruang operasi, 199 ranjang perawatan rumah sakit, fasilitas pelatihan simulasi, dan bisa menampung hingga 640 personel.

Africa Mercy®‎

Rumah sakit apung ini telah melayani Afrika sejak tahun 2007, dilengkapi 5 ruang operasi, 82 ranjang perawatan rumah sakit, dan bisa menampung 470 kru dan staf medis.

Berlayar Bersama Menuju Masa Depan

‎"Kami sangat berterima kasih kepada Mindray atas komitmen mereka untuk melengkapi kapal rumah sakit kami dengan teknologi yang bisa menyelamatkan nyawa. Kemitraan ini akan berdampak langsung pada mutu perawatan yang bisa kami berikan, memungkinkan tim medis relawan kami untuk melakukan tindakan operasi bedah dan perawatan yang mengubah hidup pasien. Bersama-sama, kita menghadirkan harapan dan penyembuhan bagi komunitas yang paling rentan di dunia." Kata Bryce Wagner, Kepala Bagian Kemitraan Global di Mercy Ships.

‎“Mindray mengakui bahwa miliaran orang di seluruh dunia masih mengalami kurangnya akses perawatan kesehatan yang memadai, sementara jutaan tenaga medis profesional sangat membutuhkan peningkatan kemampuan. Kami merasa terhormat bisa bermitra dengan Mercy Ships, mendukung misi bantuan medis mereka ke seluruh kawasan Afrika melalui perangkat dan solusi medis yang inovatif. Dengan mendobrak batasan geografis melalui teknologi, kami menghadirkan penyembuhan yang bisa dijangkau oleh komunitas yang membutuhkan.” Kata Yanmei Guo, Wakil Presiden Eksekutif di Mindray.

Di masa mendatang, Mindray akan mendukung pekerjaan Mercy Ships yang mengubah kehidupan para pasien. Bersama-sama, kami bertujuan untuk menyelesaikan lebih dari 50.000 operasi bedah. ‎'Kapal teknologi dan belas kasih' ini terus menorehkan babak baru kehidupan di mana dunia sangat membutuhkannya.

Mercy Ships mengoperasikan kapal rumah sakit yang menghadirkan operasi bedah gratis dan layanan perawatan kesehatan lainnya kepada komunitas yang mengalami kurangnya akses ke perawatan medis yang aman. Sebagai organisasi internasional yang berbasiskan keimanan, Mercy Ships memfokuskan kemitraan sepenuhnya dengan negara-negara di Afrika selama tiga dekade terakhir. Bekerja sama dengan mitra di negera terkait, Mercy Ships juga menyediakan pelatihan bagi para tenaga perawatan kesehatan profesional setempat dan mendukung pembangunan infrastruktur medis di negera terkait untuk mewujudkan dampak yang berkelanjutan.

Pelajari selengkapnya >‎
false