Berita> Pusat Pers

HemaBook Bab 3: Mengatasi pertimbangan Anda tentang risiko pengukuran PLT yang bernilai rendah

Mindray 2020-12-11

Ketika nilai trombosit rendah, pasien berisiko mengalami perdarahan. Pendarahan di organ vital bisa mengancam nyawa pasien.

Menurut Giuseppe Lippi dan para profesor lainnya, tidak ada kesepakatan universal tentang definisi ambang batas transfusi trombosit.[1] Namun, tingkat akurasi dan ketidaktepatan dari sebagian besar penganalisis hematologi terautomasi sepenuhnya tampaknya bersifat tidak memuaskan, terutama pada rentang trombositopenik yang lebih rendah, yaitu<50×109/L.

Panduan dan rekomendasi saat ini menunjukkan bahwa tidak ada konsensus tentang ambang infus PLT yang rendah dalam beberapa situasi klinis tertentu, seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut ini.[1]

Singkatan: SIMTI, Italian Society of Transfusion Medicine and Immunohaematology; GMA, German Medical Association; AABB, American Association of Blood Banks; BCSH, British Committee for Standards in Haematology; TMAG, British Columbia Transfusion Medicine Advisory Group; WHO, World Health Organization; ARC, American Red Cross; N/A, not available (tidak tersedia).
*Hanya dalam kasus perdarahan perioperatif.

Jumlah trombosit yang bernilai rendah juga memegang peran penting dalam mengevaluasi efektivitas dari transfusi trombosit. Dalam formula transfusi trombosit yang paling umum, termasuk post-transfusion platelet increment (PPI), the percentage platelet recovery (PPR), and the corrected count increment (CCI), jumlah absolut trombosit merupakan salah satu faktor perhitungan utama[2]. Di antaranya, sebagian besar dokter menggunakan perkiraan kandungan trombosit yang ditransfusikan dan luas permukaan tubuh rata-rata untuk menghitung CCI, dan peningkatan trombosit absolut yang lebih besar dari 10 × 109/L pada 1 atau 24 jam dianggap sebagai transfusi yang berhasil, yang konsisten dengan rumus sebelumnya[3].

Hasil hitung trombosit masih dianggap sebagai andalan utama untuk mendorong praktik transfusi trombosit, namun penganalisis hematologi, sebagai metodenya, menunjukkan kinerja analitik yang berbeda. The Italian Working Group on Diagnostic Hematology of the Italian Society of Clinical Chemistry, Clinical Molecular Biology (WGDH-SIBioC) telah melakukan studi multipusat berdasarkan pedoman internasional, untuk melakukan verifikasi kinerja analitis dari sembilan jenis penganalisis hematologi (HA) yang berbeda dalam analisis trombosit terautomasi. Mari kita lihat laporannya di bawah ini.

Empat ratus delapan puluh enam sampel darah tepi (PB), dikumpulkan dalam tabung K3EDTA, dianalisis menggunakan ABX Pentra, ADVIA2120i, BC-6800, BC-6800Plus, Cell-DYN Sapphire, DxH800, XE-2100, XE-5000, dan XN-20 dengan Aplikasi PLT-F.

TABEL 1 Penganalisis hematologi dan metode penghitungan trombosit

TABEL 2 Carryover (CO) dan batas kuantifikasi terendah (LoQ)


Tingkat carryover (CO) dari BC-6800 dan BC-6800Plus memenuhi persyaratan, dan merupakan yang terendah di kelompoknya. Batasan kuantifikasi (LoQ) dari PLT-O dari BC-6800 dan BC-6800Plus lebih rendah dari PLT-I, dan LoQ dari PLT-O dari BC-6800Plus serendah 4x109/L, yang lebih rendah bila dibandingkan dengan PLT-O dari XN-20, yang setara dengan PLT-F dari XN-20. Hal yang menarik adalah LoQ PLT-I dari XN-20 lebih rendah dibandingkan dengan PLT-O.



Secara umum, ketidaktepatan (% CV) meningkat seiring dengan penurunan jumlah trombosit. Pada segmen di bagan B (presisi PLT-O), BC-6800Plus menunjukkan CV terendah di semua tingkatan konsentrasi. Dalam abstrak, hal ini dijelaskan sebagai: Tidak ada HA yang menunjukkan CVAPS yang diinginkan untuk jumlah PLT kurang dari 50.0 × 109/L, dengan pengecualian Cell-DYN Sapphire (CV 3,0% dengan nilai rata-rata PLT-O sebesar 26.7 × 109/L), XN-20 (CV 2,4% dengan nilai rata-rata PLT-F sebesar 21.5 × 109/L), dan BC-6800Plus (CV 1,9% dengan nilai rata-rata PLT-O sebesar 26.5 × 109/L).

Di antara sel darah tepi, ukuran trombosit merupakan yang terkecil, namun sebagai suatu populasi, konsentrasi trombosit berperan penting dalam hemostasis. Untuk memperhitungkan risiko perdarahan yang disebabkan oleh trombosit yang rendah, Mindray telah memperkenalkan platform PLT-O multi-segmen (SF Cube) untuk memberikan jumlah perhitungan sampel trombositopenia yang benar. PLT-O tersedia di Mindray BC-6000 Series Auto Hematology Analyzer dan CAL 8000/6000 Cellular Analysis Line.

Referensi:

[1] Platelet Transfusion Thresholds: How Low Can We Go in Respect to Platelet Counting? Lippi G, Favaloro EJ, Buoro S. Semin Thromb Hemost. 2019 Sep 28. doi: 10.1055/s-0039-1696943. [Epub ahead of print]
[2] Rebulla P. Formulae for the definition of refractoriness to platelet transfusion. Transfus Med 1993;3(1):91–3.
[3] Hod E, Schwartz J. Platelet transfusion refractoriness. Br J Haematol 2008;142(3): 348–60.