Berita> Pusat Pers

HemaBook Bab 6: Solusi Mindray untuk menyelesaikan masalah agregasi PLT in-vitro

Mindray 2021-01-29

Pseudotrombositopenia yang tergantung pada EDTA (EDTA-PTCP), yang diinduksi oleh antikoagulan EDTA, merupakan fenomena laboratorium yang umum terjadi. Hal ini disebabkan oleh agregasi PLT in-vitro dan bisa menyebabkan hasil PLT yang rendah dan, pada akhirnya, kesalahan diagnosis dan perawatan medis yang salah pada diri pasien.

Pada bab sebelumnya (The Stories of Platelet Clump), kami melihat dua kasus klinis yang awalnya menunjukkan hasil PLT rendah yang salah menggunakan prinsip pengukuran PLT tradisional. Setelah menjalankan kembali proses pengukuran sampel dengan penganalisis hematologi Mindray menggunakan mode RET, PLT-O menunjukkan hasil yang lebih bisa diandalkan, dan pada akhirnya memungkinkan pemberian diagnosis yang benar.

Kini mari kita jelajahi bagaimana solusi Mindray bisa memecahkan masalah agregasi PLT in-vitro.

Apa faktor penting dari agregasi PLT in-vitro?

Ada tiga tahapan PLT selama agregasi: PLT nonaktif/PLT aktif/PLT teragregasi. Aktivasi PLT merupakan langkah paling penting untuk agregasi PLT.[1]

3 Tahapan Selama Agregasi PLT In-Vitro

Dengan demikian, masalah agregasi PLT bisa diselesaikan dengan cara memblokir proses aktivasi PLT. Untuk mengetahui mekanisme aktivasi PLT, kami melakukan eksplorasi lebih lanjut ke dalam struktur subseluler dan jalur penyampaian sinyal seluler, dan menemukan ada tiga jalur regulasi utama selama aktivasi PLT: jalur kalsiumion, jalur Triosin kinase, dan jalur glikoprotein GPIIb/IIIay.[2]

Selain itu, penelitian antagonis reseptor yang sesuai telah dilakukan untuk memblokir jalur regulasi, untuk mencapai tujuan deagregasi PLT. Beberapa jenis antagonis reseptor yang berbeda telah dicoba dan terbukti berfungsi dengan baik untuk memblokir agregasi PLT.

Fibrinogen dan faktor lainnya

Tanpa antagonis reseptor (2 PLT terkumpul bersama)

Blokade reseptor

Dengan antagonis reseptor (agregasi gagal)

Seperti data yang ditunjukkan di bawah ini, menambahkan antagonis ke sampel yang sensitif terhadap antagonis reseptor sebelum agregasi bisa mencegah terjadinya agregasi; menambahkan antagonis setelah agregasi juga bisa menghasilkan deagregasi PLT.

Namun setelah dilakukan pengujian terhadap berbagai jenis sampel yang berbeda, masih terdapat beberapa sampel yang tidak sensitif terhadap antagonis tersebut. Hal ini terjadi karena antagonis ini hanya bisa menargetkan jalur regulasi tunggal dan memberikan efek terbatas pada dua jalur lainnya.

Studi lebih lanjut dilakukan dengan menggabungkan metode biologi molekuler untuk mengeksplorasi mekanisme molekuler dan karakteristik kelompok radikal yang berbeda. Pada akhirnya, dari ribuan potensi senyawa kimia, ditemukan rangkaian senyawa optimal yang mengandung gugus radikal tertentu yang sangat efisien dalam memblokir tiga jalur regulasi.

Solusi tradisional: antagonis target tunggal

Solusi Mindray: serangkaian senyawa optimal yang bisa memblokir tiga jalur

Untuk lebih membuktikan efeknya pada deagregasi PLT menggunakan antagonis tersebut, percobaan perbandingan dilakukan antara kelompok terkendali dan kelompok tempat antagonis diblokir. Hasil percobaannya ditampilkan di bawah ini:

Perbandingan efek deagregasi

Dari percobaan tersebut, kami menemukan bahwa antagonis yang mengandung kelompok radikal spesifik memiliki efek yang jelas teramati pada deagregasi trombosit.

Selain itu, terdapat juga 3 faktor penting (pH, suhu, pencampuran mekanis yang sesuai) yang meningkatkan deagregasi PLT. Efek superposisi dari faktor ini terhadap deagregasi teramati dengan jelas. Berkat efek gabungan dari beberapa faktor, agregasi trombosit menjadi terdeagregasi, dan nilai trombosit yang andal bisa diperoleh.

TFungsi deagregasi PLT digunakan dalam BC-6800/BC-6200/BC-6800Plus/CAL 6000/CAL 8000 dalam mode RET. Klik di sini untuk mempelajari informasi lebih lanjut tentang produk.

Referensi:

[1] The Platelet Membrane Glycoprotein IIb/IIIа Complex, David R. Phillips, etc.,Annals of the New York Academy of Science(509), 177-187
[2] Ilya Reviakine. New horizons in platelet research: Understanding and harnessing platelet functional diversity[J]. Clinical Hemorheology and Microcirculation,2015,60:133-152