Melindungi Hak Kekayaan Intelektual, Melindungi Merek

2014-07-10

Pada bulan Juli 2014, Mindray meraih kemenangan pertama atas serangkaian tuntutan perkara pelanggaran terhadap EDAN Instruments, INC. Mindray memenangkan pengadilan tingkat pertama atas paten "sistem pengukuran tekanan darah non-invasif elektronik"(Paten Nomor: ZL03139708.5) dan kerahasiaan teknologi serta pengadilan tingkat kedua atas paten "peralatan diagnostik ultrasound portabel" (Paten Nomor: ZL200710124611.7).

Dalam pengadilan tingkat pertama atas paten "sistem pengukuran tekanan darah non-invasif elektronik"(Paten Nomor: ZL03139708.5), pengadilan memenangkan Mindray, yang menuduh EDAN melanggar patennya. Keputusan tersebut berlaku pada semua produk pemantauan multi-parameter EDAN. Sesuai dengan putusan tersebut, EDAN harus membayar 15 juta RMB kepada Mindray sebagai kompensasi. Sebagaimana untuk kasus pertama atas perkara kerahasiaan teknologi, EDAN diminta pengadilan untuk membayar 20 juta RMB kepada Mindray, sehingga jumlah kompensasi menjadi 35 juta RMB. EDAN juga diperintahkan menanggung semua biaya perkara.

Dalam pengadilan tingkat kedua untuk kasus "peralatan diagnostik ultrasound portabel" (Paten Nomor: ZL200710124611.7), pengadilan mendukung putusan pengadilan semula bahwa sistem ultrasound portabel dari EDAN yakni Dus6vet dan produk lainnya telah melanggar paten Mindray. EDAN diperintahkan membayar 1 juta RMB kepada Mindray sebagai kompensasi dan menanggung semua biaya perkara.

Tiga tahun berlalu sejak Mindray menuntut EDAN atas pelanggaran hak kekayaan intelektual pada bulan April 2011. Terlepas dari sejumlah tuntutan yang ditarik oleh Mindray, perusahaan telah memenangkan semua kasus yang tersisa terhadap EDAN sejauh ini. Khususnya, kemenangan Mindray atas kasus "peralatan diagnostik ultrasound portabel" merupakan putusan akhir pertama yang disampaikan oleh pengadilan untuk serangkaian tuntutan perkara terhadap EDAN. Hal ini akan memiliki efek menentukan atas tiga kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual lainnya yang melibatkan tiga produk lainnya.

Wang Jianxin, Chief Operating Officer Mindray, mengatakan bahwa rangkaian tuntutan perkara pelanggaran terhadap EDAN merupakan peristiwa penting dalam upaya Mindray untuk melindungi hak kekayaan intelektualnya. "Mindray mendorong inovasi dan sangat menghargai kekayaan intelektual. Kami berusaha sebaik mungkin untuk melindungi buah karya penelitian dan pengembangan kami serta melawan pelanggaran ilegal melalui saluran hukum untuk mendukung ketertiban di pasar perangkat medis dan melindungi merek kami," cetusnya.

Jumlah kompensasi yang harus dibayar EDAN kepada Mindray adalah yang tertinggi di antara kasus-kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual dalam industri perangkat medis Cina. Rangkaian kasus pelanggaran tersebut juga menjadi kasus pengadilan yang menonjol dan akan berdampak besar pada perkembangan industri perangkat medis di Cina secara sehat dan tertib.
x

Open WeChat and Scan the QR code .Get the Webpage and Share on Moments.